• Nasional

Asrama Haji Akan Dipakai Isolasi Mandiri Covid-19

Asrul | Senin, 21/06/2021 11:08 WIB
 Asrama Haji Akan Dipakai Isolasi Mandiri Covid-19 Ruang Isolasi Covid-19 Asrama Haji Pondok Gede. (foto: dok: Kemenag)

Jakarta, beritakaltara.com - Pemerintah menyiapkan asrama haji untuk digunakan kembali sebagai ruang isolasi pasien Covid-19.

Menurut Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Khoirizi, alasannya karena kasus harian Covid-19 meningkat dalam sebulan terakhir sehingga sejumlah rumah sakit dipenuhi pasien isolasi mandiri.

“Tahun ini, Menteri Agama sudah memberikan izin dan asrama haji siap kembali digunakan sebagai ruang isolasi Covid-19,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin.

Menurut Khoirizi, koordinasi Kementerian Agama dengan Satgas Covid-19 terkait penggunaan asrama haji sebagai ruang isolasi sudah dilakukan sejak lama.

Bahkan, kata dia, pemanfaatan asrama haji sebagai ruang isolasi juga sudah dilakukan pada tahun 2020.

Dia merinci setidaknya ada 27 dari 31 asrama haji di seluruh Indonesia yang siap digunakan untuk penanganan pasien Covid-19.

“Ada empat asrama yang setelah dilakukan kajian belum bisa digunakan karena berbagai alasan, yaitu Pontianak, Mamuju, Jayapura, dan Sorong,” ucap dia.

Dia menuturkan bahwa selama ini para kepala Asrama Haji berkoordinasi dengan Satuan Tugas Covid-19 di wilayah masing-masing terkait dengan urgensi dan teknis penggunaannya.

Khoirizi mencontohkan, persiapan Asrama Haji Pondok Gede Jakarta sudah dilakukan bersama dengan Satgas Covid DKI Jakarta.

“Bahkan, kesiapannya juga sudah ditinjau oleh Sekda DKI dan Pangdam Jaya,” kata Khoirizi.

Dia mengatakan ada dua gedung di Asrama Haji Pondok Gede yang akan disiapkan sebagai ruang isolasi.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Haji Jakarta untuk memastikan ruang isolasi yang disiapkan sesuai standar Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, bahkan WHO.

“Setiap pasien menempati satu kamar, satu tempat tidur. Tidak boleh digabung. Ada juga standar pelayanan kasus di bawah pengawasan tenaga kesehatan,” ujar Saiful.(AA)

FOLLOW US