• Nasional

Perusahaan Energi Nuklir Ukraina Tuding Rusia Tembaki Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia

Agus Mughni Muttaqin | Senin, 21/11/2022 07:04 WIB
Perusahaan Energi Nuklir Ukraina Tuding Rusia Tembaki Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia Energoatom Ukraina Tuduh Rusia Tembaki Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia (FOTO: REUTERS)

Beritakaltara.com - Perusahaan energi nuklir Ukraina menuduh militer Rusia menembaki pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia dan memukul fasilitas infrastruktur pabrik setidaknya 12 kali, Minggu (20/11) pagi hari.

Energoatom mengatakan Rusia sekali lagi "menempatkan seluruh dunia dalam risiko".

Perusahaan mengatakan di Telegram bahwa daftar peralatan yang rusak menunjukkan bahwa penyerang "menargetkan dan melumpuhkan infrastruktur yang diperlukan untuk menghidupkan kembali unit daya ke-5 dan ke-6" dan pemulihan produksi daya untuk kebutuhan Ukraina.

Operator tenaga nuklir Rusia Rosenergoatom menyalahkan Kyiv atas penembakan tersebut, sementara tentara menyebutnya sebagai "provokasi".

Ukraina mengatakan akan menyelidiki rekaman video yang beredar di media sosial Rusia yang tampaknya menunjukkan pasukannya membunuh pasukan Rusia yang mungkin mencoba untuk menyerah, setelah salah satu pria tampaknya menolak meletakkan senjatanya dan melepaskan tembakan.

"Tentu saja pihak berwenang Ukraina akan menyelidiki video ini," kata Olha Stefanishyna, wakil perdana menteri Ukraina yang mengawasi dorongan negara itu untuk bergabung dengan Uni Eropa, di sela-sela forum keamanan di Halifax, Nova Scotia.

Stefanishyna mengatakan "sangat tidak mungkin" cuplikan yang diedit menunjukkan apa yang diklaim Moskow. Pihak berwenang Rusia pada hari Jumat mengumumkan pembukaan penyelidikan kriminal berdasarkan rekaman tersebut.

Sebelumnya, Direktur jenderal IAEA telah memperbaharui seruannya yang mendesak ke Rusia dan Ukraina untuk menerapkan zona keselamatan dan keamanan nuklir di sekitar pembangkit nuklir di Zaporizhzhia sesegera mungkin.

Grossi terlibat dalam konsultasi intensif dengan kedua belah pihak tentang penetapan zona semacam itu, tetapi sejauh ini tidak ada kesepakatan.

“Saya tidak akan menyerah sampai zona ini menjadi kenyataan. Seperti yang ditunjukkan oleh penembakan yang sedang berlangsung, itu dibutuhkan lebih dari sebelumnya, ”katanya.

Tentara Rusia menuduh Kyiv melakukan `provokasi`

Tentara Rusia menuduh Kyiv melakukan "provokasi" dengan menembaki wilayah pabrik Zaporizhzhia yang berada di bawah kendalinya di Ukraina selatan.

Kyiv "tidak menghentikan provokasinya yang bertujuan menciptakan ancaman bencana buatan manusia di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia", katanya dalam sebuah pernyataan.

Meskipun terjadi penembakan pada 19 dan 20 November, tingkat radiasi "tetap normal", tambahnya. (*)

 

FOLLOW US