• Nusa Tenggara Timur

Mahasiswa Jakarta yang Tergolong dalam Beberapa komunitas Lakukan Kegiatan Sosial untuk NTT

Asrul | Rabu, 07/04/2021 20:06 WIB
Mahasiswa Jakarta yang Tergolong dalam Beberapa komunitas Lakukan Kegiatan Sosial untuk NTT HmI Komisariat Fatmawati, PMII Komisariat Sadra, dan Sandek Sul-Bar pada saat penggalangan dana untuk NTT di Perempatan Lampu merah Lebak Bulus, rabu (07/04)

Jakarat, beritakaltara.com - Puluhan Mahasiswa Jakarta yang terhimpun dari beberapa komunitas merasa terpanggil untuk seluruh masyarakat NTT yang terdampak bencana banjir bandang Minggu (4/4) lalu, Mahasiswa tersebut melakukan penggalangan dana di perempatan lampu merah yang beralamat Lebak Bulus Jakarta Selatan, rabu (07/04).

Kegiatan penggalangan dana tersebut diikuti oleh beberapa komunitas seperti HmI Komisariat Fatmawati, PMII Komisariat Sadra, dan Juga Sandek Sul-Bar. Mereka terbagi di setiap titik lampu merah perempatan Lebak Bulus.

Alamsyah selaku kordinator HmI Komisariat Fatmawati mengatakan, kegiatan ini murni panggilan kemanusiaan untuk para korban banjir bandang di NTT.

"ketika mendengar berita soal bencana banjir di NTT, saya langsung mengkordinir teman-teman untuk membantu saudara kita dengan melakukan penggalangan dana, dan alhamdulillah kita juga berkolaborasi dengan teman-teman yang di PMII Komisariat Sadra dan Sandek Sul-Bar", Ujar Alamsyah.

alamsyah menambahkan, gerakan ini tidak hanya turun kejalan melainkan juga membuka donasi melalui pamplet yang nantinya akan disebar luaskan ke beberapa media yang dimiliki oleh para mahasiswa.

Abdillah selaku Kordinator Sandek Sul-Bar ikut Menambahkan, derita yang dialami oleh para korban di NTT juga dirasakan oleh seluruh warga Indonesia terkhusus masyarakat Sul-Bar.

"kami selaku masyarakat Sul-Bar Merasa berhutangbudi karena ketika kampung halaman kami di Sul-Bar terjadi bencana gempa kemarin, kami merasa terharu melihat partisipasi dari seluruh saudara-saudara setanah airku, mereka dengan ikhlas membantu kami pada saat itu." Tambah Abdillah.

Nantinya hasil dari penggalangan tersebut akan dikirimkan langsung ke NTT melalui teman-teman mahasiswa yang membuka posko di lokasi bencana. "kami kan berkordinasi kepada teman-teman yang sedang berada dilokasi bencana". Ujar Abdillah.

Info dari BNPB dilansir dari kompas, hingga saat ini korban meninggal dunia mencapai 138 orang dan sebanyak 61 orang masih dalam pencarian.

 

FOLLOW US