• Kalimantan Utara

Nekat Gagalkan Pencurian, Anak Muda 19 Tahun di Tarakan Jadi Korban Pembacokan

Fadli | Selasa, 04/10/2022 14:14 WIB
Nekat Gagalkan Pencurian, Anak Muda 19 Tahun di Tarakan Jadi Korban Pembacokan DIRAWAT: Korban yang berada di RSUD dr. Jusuf SK dirawat intensif usai dibacok di bagian kepala. (FOTO: ISTIMEWA)

Kalimantan Utara - Akibat bergelut dengan pelaku yang diduga ingin melakukan pencurian, pria bernama Fauzan Dewa (19) malah menjadi korban pembacokan.

Kejadian itu terjadi di Jalan P. Aji Iskandar, RT 02 Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara. Fauzan yang menginap di rumah temannya tersebut, menangkap basah pelaku masuk ke dalam rumah.

Ayah korban, Abdul Halim Daeng Naba mengatakan, korban tinggal di rumah temannya lantaran ikut membantu temannya bekerja di tempat dekorasi acara.

Ia pun baru mengetahui insiden penganiayaan terhadap anaknya sekira pukul 05.00 WITA, Senin (3/10) dini. “Kalau rumah saya itu di Jalan Hasanuddin, Kelurahan Karang Anyar Pantai,” katanya.

Diceritakan Halim, sebelum kejadian anaknya izin ingin bermalam di tempat temannya. Ia pun mengiyakan permintaan anaknya tersebut. Apalagi korban sudah terbiasa menginap di rumah temannya.

“Jadi tempat kejadian itu merupakan gudang yang menjadi tempat penyimpanan barang dekorasi. Tapi ada satu kamar dan di situlah mereka tidur,” ucapnya.

Didapati gudang tersebut juga sudah pernah dimasuki pencuri, namun gagal tertangkap. Pelaku diduga masuk melalui pintu depan yang berbahan kayu dan dikunci menggunakan kayu.

Saat itu korban yang menyadari ada orang masuk, langsung bangun dan menghampiri pelaku. Pelaku menggunakan jaket, celana pendek dan tidak menutupi wajahnya.

“Kejadiannya sebelum orang salat Subuh katanya. Pas dia (korban) tidur, ada orang masuk. Jadi mereka sempat bergelut, cuma dia tidak tahu orang itu membawa parang,” beber Halim.

Pelaku dan korban pun bergelut saat itu dan tiba-tiba pelaku yang membawa senjata tajam, kemudian membacok kepala korban. Bagian kepala korban di sebelah kiri pun mengalami luka cukup parah.

Korban berteriak dan membangunkan seisi rumah. Teman korban yang mengetahui kejadian tersebut sempat membawa korban ke Puskesmas Juata, lantas dirujuk ke RSUD dr. H Jusuf SK.

“Jadi anak saya itu mau operasi, karena ada gumpalan darah dan tulang yang retak lari masuk, itu mau dikasih keluar,” ungkapnya. dilansir radartarakan

Pelaku diduga hendak mencuri di gudang tersebut. Pelaku masuk ke dalam gudang sendirian dan tidak menggunakan kendaraan. Usai membacok korban, pelaku lari dan tidak terkejar lantaran kondisi masih gelap. Namun didapati sarung sajam yang digunakan pelaku.

Kapolres Tarakan, AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Reskrim Iptu Muhammad Aldi mengungkapkan, pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan saat ini anggota di lapangan sudah bergerak untuk mencari keberadaan pelaku,” singkatnya.

FOLLOW US