• Nasional

Tokyo Mulai Olimpiade di Tengah Ketakutan COVID-19

Asrul | Rabu, 21/07/2021 10:06 WIB
Tokyo Mulai Olimpiade di Tengah Ketakutan COVID-19 Cincin Olimpiade terlihat pada bendera saat latihan pada 21 Juli 2021. (Foto: Reuters/Andrew Boyers)

Tokyo, beritakaltara.com - Olimpiade Tokyo 2020 yang ditunda karena pandemi dimulai pada Rabu (21/7), dimana pelempar softball wanita Jepang Yukiko Ueno memulai kompetisi Games yang menurut kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diperlukan sebagai perayaan harapan.

Meningkatnya kasus COVID-19 di kota tuan rumah Tokyo membayangi acara olahraga terbesar di dunia itu, yang sebagian besar berlangsung tanpa penonton. Jepang bulan ini memutuskan bahwa peserta akan bersaing di tempat kosong untuk meminimalkan risiko kesehatan.

Kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan Olimpiade harus dilanjutkan untuk menunjukkan kepada dunia apa yang dapat dicapai dengan rencana dan tindakan yang tepat.

"Semoga sinar harapan dari negeri ini menerangi fajar baru untuk dunia yang lebih sehat, lebih aman, dan lebih adil," katanya sambil mengangkat obor Olimpiade. "Ini adalah harapan tulus saya agar Olimpiade Tokyo berhasil."

Meksi begitu, Tedros memperingatkan dunia berada pada tahap awal gelombang infeksi lain dan mengkritik perbedaan vaksin antar negara.

Para pejabat Olimpiade dan Jepang terus melanjutkan tontonan olahraga tersebut meskipun ada tentangan di negara itu untuk menampung lebih dari 11.000 atlet dan staf serta media yang datang bersama mereka di tengah meningkatnya infeksi COVID-19.

Menggarisbawahi perampingan Olimpiade karena pandemi, Perdana Menteri Yoshihide Suga hanya akan bertemu dengan kurang dari 20 pemimpin negara di sela-sela Olimpiade, turun dari sebanyak 120 yang dijadwalkan semula.

Dalam jajak pendapat baru-baru ini di surat kabar Asahi, 68 persen responden menyatakan keraguan tentang kemampuan penyelenggara Olimpiade untuk mengendalikan infeksi virus corona, dengan 55 persen mengatakan mereka menentang Olimpiade yang akan terus berlanjut.

Media domestik Jepang melaporkan bahwa penasihat pemerintah Shigeru Omi mengatakan infeksi COVID-19 harian Tokyo dapat melonjak ke level rekor 3.000 pada minggu pertama Agustus.

Itu akan menyebabkan risiko tekanan yang sangat tinggi pada sistem medis yang sudah diregangkan.

Dua pertandingan softball lagi serta enam pertandingan sepak bola wanita pertama dijadwalkan pada Rabu nanti. Upacara pembukaan dilaksanakan pada hari Jumat. (Reuters)

FOLLOW US