• Nasional

Ketahanan Pangan Nasional Bisa Dimulai dari Skala Keluarga

Asrul | Selasa, 04/05/2021 14:02 WIB
Ketahanan Pangan Nasional Bisa Dimulai dari Skala Keluarga Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia/RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi

Beritakaltara.com - Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia/RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi menyatakan, keterjangkauan pangan untuk mendukung ketahanan nasional bisa dimulai dari skala mini keluarga.

"Keterjangkauan pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional bisa dimulai dari skala mini rumah tangga keluarga, oleh karenanya RNI menyiapkan sejumlah skemanya mulai dari keterjangkauan fisik dengan memberikan kemudahan sarana dan prasarana mobilitas, maupun pasar yang memadai untuk konsumsi skala rumah tangga atau keluarga," ujar Arief dalam keterangannya, seperti dikuti median, Selasa (4/5/2021).

Skema kedua, lanjut Arief, yaitu keterjangkauan ekonomi untuk merangsang rumah tangga atau keluarga memiliki minat dan daya beli yang cukup untuk mendapatkan bahan pangan sesuai kebutuhan.

Skema lainnya adalah melalui keterjangkauan sosial, yaitu masyarakat skala keluarga dapat dengan mudah terlayani kebutuhan pangan keluarga melalui sistem aplikasi online.

PT RNI mengakui memiliki sejumlah tantangan untuk pembenahan klaster pangan dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Arief mengatakan, tantangan tersebut meliputi sejumlah komoditas pangan yang memiliki tingkat produktivitas rendah dan ketergantungan impor yang tinggi. Selanjutnya adalah adanya mismatch geografis dari supply dan demand, infrastruktur yang belum optimal, serta kurangnya kesejahteraan petani, nelayan hingga penegakan aturan dan kebijakan pangan.

“Dari tantangan itu, kami telah menyiapkan skema melalui keterjangkauan pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional," kata Arief.

Sementara itu, menanggapi isu pemerataan pangan, RNI bersama BUMN Klaster Pangan juga menyiapkan skema integrasi rantai nilai pangan dari hulu ke hilir. Integrasi ini, kata Arief, mulai dari peningkatan pendampingan dan kapasitas offtake melalui model kerja sama dan beriringan dengan petani, peternak, nelayan.

Di samping itu, juga dilakukan pengembangan produk kebutuhan pangan keluarga seperti minyak goreng, telur, teh, tepung terigu, kecap termasuk pangan protein Ayam, daging, ikan. Kemudian, tambah dia, mempersiapkan efisiensi logistik untuk kemudahan distribusi pangan dan di hilirnya telah bekerjasama dengan UMKM, mitra retail, warung pangan baik secara offline maupun online melalui beberapa platform e-commerce.

 

FOLLOW US